-Ijab QobuL-

“saya terima nikahnya…kawinnya fulan bin fulan dengan mas kawin selaksa cinta dan cincin berlambang janji setia…TUNAI…”

bergetar suara mempelai wanita ketika mengucapkannya mengikuti suara sang wali mempelai
wajah kekasih hati itu makin cantik dengan pulasan bedak tipis dan letik mata sedikit basah karena gelegak jiwa

Sang Penghulu bertanya kepada wali dan para saksi”Sah…??”dijawab cepat “Sah…!” sambil mengangguk mantap
Alhamdulillahi robbil ‘alamin….” dan doa penuh haru pun mengalirdiringi mata-mata yang berkaca-kaca tanda bahagia semerbak begitu rupa
mempelai wanita mencium punggung tangan suami tampannyayang akan dijaganya seluruh kehormatannya dengan sepenuh daya
langit bagai runtuhseluruh warnanya berpelangi meronaikatan suci berpadu sudahdisaksikan penduduk bumi & langit semesta
kedua mempelai bersimpuh dikaki ayah bunda tercintadisambut pelukan hangat dan gemuruh tangis bercampur segala rasa
wahai pasangan serasi yang sedang bersemu pipinya…jagalah bersemayamnya cinta diuntaian ridhoNYA….

“mereka (para) istri adalah pakaian bagi mu, dan kamu (para) suami adalah pakaian bagi mereka…”QS 2 ( al-Baqoroh : 187 )
““Sesungguhnya ketika seorang suami memperhatikan istrinya dan begitu pula dengan istrinya, maka Allah memperhatikan mereka dengan penuh rahmat, manakala suaminya merengkuh telapak tangan istrinya dengan mesra, berguguranlah dosa-dosa suami istri itu dari sela jemarinya” (Diriwayatkan Maisarah bin Ali dari Ar- Rafi’dari Abu Sa’id Alkhudzri r.a)

*merindukan saat2 itu, konon kalau dah menjalankan berarti telah menyelesaikan 1/2 dienNYA

Advertisements

One thought on “-Ijab QobuL-

  1. Ijab Qobul memang sesuatu yang sangat didambakan (hm, lagi cinta sama bahasa Indonesia, nih.. jadi maaf, agak-agak gimanaa.. gitu bahasana.. hehehe) oleh setiap insan laki2 dan perempuan. Percaya, deh! Laki2 yang normal pun memimpikan peristiwa ini sama seringnya dengan perempuan.

    Pengalaman saya pribadi, di hari ketika Ijab Qobul ini, hati saya seakan merunduk sujud syukur, karena di detik itu saya telah berubah menjadi seseorang yang lain. Hari itu saya mendapatkan anugerah.. kepercayaan dari Allah SWT untuk menjadi seorang suami.

    Saya yakin semua itu nggak lepas dari penilaian Allah kepada kita, apakah kita sudah siap untuk memikul tanggung jawab dan konsekuensi dari peristiwa ijab qobul itu atau belum.

    Tapi, semuanya kembali lagi kepada kita. Kalo kamu sudah MEMILIKI KEYAKINAN BHW KAMU SIAP MENERIMA TANGGUNG JAWAB ITU, pasti Allah akan memberikan jawaban atas keyakinan kamu itu… Bahwa kamu akan menjadi seorang istri. PASTI!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s